Artikel ini menjelaskan cara membagi line telepon pada PABX Panasonic TDA series.
Pada kasus dibawah ini menggunakan 8 line telepon. Yang dibagi menjadi:
- Line 1, 2 dan 3, hanya bisa dipakai extension tertentu
- Line 4 hanya bisa dipakai extension 104
- Line 5 hanya bisa dipakai extension 105
- Line 6,7 dan 8, hanya bisa dipakai extension tertentu
Caranya:
- Kita harus membuat definisi TRS pada Denied Code terlebih dahulu di program 7. TRS -> 1. Denied Code
Note:
Level 1 = bebas
Level 2 = bisa SLJJ tanpa bisa SLI
Level 3 = hanya bisa lokal
Level 4 = hanya bisa GSM
Level 5 = hanya bisa interkom - Membagi Trunk Line menjadi grup sendiri-sendiri
Masuk ke program Menu 10. Co & Incoming Call -> 1. CO Line Setting - Membagi COS dan Trunk yang dipakai
Masuk ke menu program:
2. System -> 7. Class of Service -> 1. COS SettingNote:
COS 1 = Bebas menggunakan line 1, 2 dan 3 saja.
COS 2 = Hanya bisa menelpon SLJJ + GSM menggunakan line 1,2,3
COS 3 = Hanya bisa menelpon lokal menggunakan line 1,2,3
COS 4 = Hanya bisa menelpon GSM saja menggunakan line 1,2,3
COS 5 = Hanya interkom
COS 11 = Bebas tapi hanya bisa menggunakan line 4 saja
COS 12 = Bebas tapi hanya bisa menggunakan line 5 saja
COS 13 = Lokal tapi hanya menggunakan line 6,7 dan 8 - Mem-block trunk line pada masing-masing COS seperti settingan di atas.
Masuk ke menu program:
2. System -> 7. Class of Service -> 2. Externall Call BlockNote:
Line atau Trunk Group 1,2,3 hanya dibuka pada COS 1,2,dan 3
Line atau Trunk Group 4 hanya dibuka pada COS 11
Line atau Trunk Group 5 hanya dibuka pada COS 12
Line atau Trunk Group 6, 7, dan 8 hanya dibuka pada COS 13 - Pemberian COS pada masing-masing Extension
Langkah terakhir adalah memberi COS yang sesuai pada masing-masing extension. Masuk ke menu program:
4. Extension -> 1. Wired Extension -> 1. Extension SettingNote:
Ext 101, 102 = Bebas, Line 1,2,3
Ext 103, 108, 117,118,119, 120 = Bisa Lokal, Line 1,2,3
Ext 104 = Bebas, Hanya line 4
Ext 105 = Bebas, Hanya line 5
Ext 106, 107 = Bisa lokal, hanya line 6,7,8 saja
Ext 109->115 = Ditutup hanya bisa interkom.
Artikel Lain:
Tag:
- cara setting pabx panasonic kx-tem824
- setting pabx panasonic kx-tes824
- cara setting pabx panasonic kx-tes824
- cara setting telepon pabx
- cara setting pabx tda100
- cara mensetting pabx
- cara setting program pabx panasonic













on
on 






ƮhªϞƙ Ɣ☺ú
bagaimana cara reset drum
reset drum?
ALAIK, di mesin pabx panasonic tda tidak ada part yang namanya drum gan..
setahu saya drum itu bagian dari mesin fax dan mesin photo copy, dekat bagian developer..
wah drum gabisa direset gan kalo dah aus gantii kalo ga diganti malah ngerusak komponen lainnya……….
Bang, mau tanya nih! bagaimana cara koneksi DLC8 card ke DSS Console masalahnya saya sudah coba tapi untuk tombol tombolnya masih tidak mau hidup baik lampu warna merah dan hijaunya
1. Cek posisi kabel dikonektor, harus terpasang di bagian HL atau pin pinggir.
2. DSS console harus dipair dengan salah satu extension digital baru bisa berfungsi.
3. Extension yang terhubung / pair dgn DSS “harus” mempunyai fasilitas COS operator/manager extension. Secara defaultnya COS ini adalah COS 64 bukan COS 1.
untuk point 1 suda dilaksanakan trus point 2nya extension digitalnya saya pasang pada konektornya saya pasang dgn 4 pair ambil pin yang mana bang? masalahnya saya saat ini untuk DPTnya saya ambil langsung dari unit TDAnya dari DMPR Cardnya yang ada tulisan EXT 1,2,3,4 dan DPT saya pakai XDPnya satu untuk master kontrol saya trus saya konek lagi ke DPT yang satunya dan DPT yang terakhir saya colokkin di konektor 3,4 jadi untuk urutan EXTnya jadi 101, 301, 103 trus gimana mana diagram selanjutnya bang? masalahnya saya baru pertama kali setting unit ini, sebelumnya saya pakai PABX model KX-TA616
wah saya jadi bingung kasusnya bagaimana :alis:
ini pabx type TDA100 apa TDA100D ?
DSS terpasang di DLC card apa di colokan card MPR?
extension operator (key telephonenya terpasang di MPR apa di card DLC?
Type 100D bang,untuk saat ini DSS saya pasang lewat DLCnya bang dan untuk key teleponnya saya pasang lewat DMPRnya, Sejatinya gimana bang? Maaf bang jadi bikin bingung -piss-
Saya juga pernah mengalami kasus seperti ini. Mungkin ini termasuk bug system TDA100D.
Matikan DSS di system yg di DLC card.
Restart pabx.
Pindahkan telp key operator ke port MPR(port 1), kemudian hidupkan opsi DSS “di card MPR” (port 3).
Note: jika memprogram melalui pc, sewaktu mengubah port DSS-nya harus dalam keadaan OUS. Kemudian di pair ke ext diport 1 tadi.
untuk extension operator colokin di DMPRnya
Iya bang, akan saya coba dulu!
dan satu lagi bang saya mau tanya? bisa ngga kita memonitor SLT lewat PC Maintenance Console tanpa lewat DSS (jika gunakan DSS pasti ada indikator dari tombol dan lampunya nyala)apabila suatu saat SLT itu tidak benar meletakkan gagang teleponnya?
bisa, tapi bukan lewat software UPCMC, tetapi software khusus untuk operator console yang terhubung ke telepon digital key operator melalui modul usb.
tetapi ada cara yang lebih sederhana, jika ada telepon terangkat atau lagi melakukan dial atau penelponan, ada indikator lampu berkedip di card yang terpasang di pabx.
caranya, tunggu posisi pabx standby dalam keadaan sepi aktifitas.
kemudian dari software upcmc, masuk ke menu slot dan lihat card mana yang lampunya berkedip,
kemudian pilih card itu dan bikin portnya OUS satu per satu sampai lampu indikator di card berhenti berkedip, kemudian urut hidupkan (INS) satu persatu lagi portnya maka akan ketahuan port berapa yang terangkat, melakukan penelponan, atau bahkan jika ada kabel short diport tersebut (indikatornya lampu berkedip)
:alis:
bagaimana cara setting lampu extention di operator.
sehingga apabila operator ingin menghubungi ke extention kita,
operator hanya menekan lampu tombol extention di operator.
Pabxnya apa Gan..? :mikir:
Assalamualaikum….lam kenal bang,, saya pengguna KX TDA 100D, dengan 30 line CO Trunk, saya mau tanya bagaimana cara pengaturan Induk Hunting dan anak hunting, apakah line Telepon telkom yang terpasang pada card CO trank line 1, otomatis menjadi induk hanting? wassalam…
tidak bisa begitu, hunting nomer ada di pihak provider atau telkom, pabx hanya bisa mengatur hunting setelah masuk ke system, misal hunting dering, hunting extension, hunting group dll.
Ok, Terima kasih Atas Info dan Ilmunya Bang.. Klo gitu saya harus daftarkan induk Hunting dan anak Hunting ke telkom, lalu baru saya seting hunting groupnya di PABX yaa..
salam…
bang bebrapa ext. klien saya nada sibuk terus dan tidak bisa di hubungi, saya sudah cek kabel sudah ok, tapi masalahnya terus muncul,masalahnya kira2 dimana ya bang? apakah pada settingan konsol software? untuk informasi saya menggunakan PABX KX-TEM824 :jempol:
kemungkinan ext tersebut tersetting DND, coba clear dengan mendial 790# atau 710# dari extension yang bersangkutan sampai terdengar nada tuut panjang 1x, jika tidak bisa coba dial 7900, *790#, *7900, 710#, 7100, *710# atau *7100
thx bgt bang.. di coba dulu, nice share -piss- :alis:
Salam kenal,
Pak, saya mempunyai 2 pabx, yang satu menggunakan NEC, dan satu lagi menggunakan TDA100D. Ketika pakai TDN saya menggunakan 2 digit untuk akses trunknya, namun menggunakan TDA jadi 3 digit. Apakah bisa dipersingkat menjadi 2 digit atau 1 digit? Format yg sekarang dipakai adalah 808+4 digit ext NEC. Di TDA saya menggunakan COnya.
Selain itu saya juga ingin menanyakan, bagaimana caranya membuat lampu led di pesawat console menyala blinking (Bila ada line telp yg masuk).
Terima kasih sebelumnya Pak.
Ada beberapa skenario untuk mempermudah akses tersebut:
1. Membuat tombol untuk mengambil line tersebut, tapi ini hanya bisa dikerjakan di pesawat telepon key (telp yang ada tombol flexible). Caranya tekan [Program] [tekan tombol yang akan dijadikan akses ke nomer tersebut misal di tombol no 12] [clear] [clear] [isi 808] [store].
jadi jika mau menelepon ke no ext di pabx NEC, cukup tekan tombol no.12 tadi dan tekan no ext tujuan.
2. Setting di quick dial.
3. Gunakan TIE line akses di TDA
Pak, maksudnya menggunakan pesawat telepon key adalah yg untuk console dari TDA tersebut (DT333). Bila dari pesawat single, bagaimana Pak? Bila untuk Tie line akses, apakah ini bisa digunakan di single line juga?
Mengenai lampu yg tidak kelap kelip, bagaimana caranya Pak supaya bisa kelap kelip, sehingga dapat diambil oleh pesawat key.
Terima kasih pak.
DT 333 merupakan salah satu telp key.
Untuk TIE line akses bisa dilakukan dari pesawat digital maupun key karena TIE line akses merupakan system bukan station shortcut.
Untuk lampu yang tidak kedip, relatif, tergantung setting tombol CO. Jika tombol CO sudah dipakai oleh fitur lain, maka tidak akan bisa berkedip.
Untuk melihat tombol CO tersebut sudah dipakai oleh fungsi lain gunakan cara tadi, [progra][tekan tombol CO] lihat dilayar sudah dipakai oleh fitur lain apa belum, seharusnya jika tampilan dilayar CO-001 atau Co-002 dst..
Bisa dibantu untuk setting TIE Linenya Pak? Apa saja yg perlu didefinisikan?
Susah juga saya membayangkan topografi system untuk TIE line disana, sebab banyak data yang diperlukan misal, prefix ext berapa saja, ext ada berapa, TDA dan NEC terkoneksinya bagaimana, port CO atau port ext berapa posisi koneksinya, dll. baru kemudian bisa merumuskan setting untuk TIE line nya.
Disoftware TDA yang perlu dilihat dan disetting, pada sub program, CO port, Ext port, Numbering Plan, COS setting, TRS deny code, TIE line, local CO akses, ARS juga. ..ribet ya? ;)
Pak Dedi,
Untuk CO indicator di DT333, saya sudah coba cek, dan tidak ada setting apapun. Bila ikuti cara bapak, keluar di LCD Single Line-001, Apakah penyebab lainnya bila CO tdk bila blinking?
Mohon bantuannya Pak, harus dicek apalagi.
berarti itu settingan trunk group. secara default seluruh group di masukkan ke dalam group 1.
cek di menu DIL->Co Line Setting, kelompokkan sesuai nomer co masing2.
seperti pada langkah 2.
Jika masih, coba clear extension: [angkat gagang] [7900]
Kemudian jika masih tidak berkedip, berarti ada setting khusus pembagian line pada masing2 line, pada COS setting untuk ext yang bisa mengangkat/menerima telp minimal harus bisa mengambil line, meski restricnya dibatasi.
Tapi secara system TDA, harusnya bisa yah Pak?
Sangat bisa, karena itu merupakan fitur dari system TDA. Jadi nantinya untuk memanggil ext di NEC menjadi lebih simple, tekan 7 [digit ext NEC]. Angka 7 itu default dari TDA untuk TIE line akses, tetapi bisa diubah di numbering plan, terserah suka-sukanya yang memprogram :)
Atau jika bisa lebih komplek lagi programnya, bisa langsung tekan no ext di NEC dengan syarat penomeran extnya disesuaikan dengan settingan TIE dan ARS.
Sebenarnya di tempat saya hanya menggunakan 3 digit nomor ext, dengan awalan 1, selebihnya tidak dipakai. Dan CO yg digunakanpun 4 line untuk telkom, 3 ke NEC. Di NEC menggunakan 4 digit extension dengan awalan 1 dan 2, mungkin bapak bisa bantu? dengan bayangan seperti ini.
Nanti kalau sempat saya tuliskan artikel tentang TIE line akses sederhana, tapi tidak janji bisa cepat
Ok Pak, terima kasih
Gan.. saya mau nanya nih. Saya ada masalah dengan settingan “transfer CO to CO pada central TDA, sebenernya masing2 line sudah bisa saling terhubung & berkomunikasi, tetapi bila masing2 penelpon sudah finish dan ditutup, dua line pada TDA saya masih nyala terus(tidak bisa nutup)hingga saya harus matikan PABXnya. mohon saran sittigan pada bagian mana yg perlu diaktifkan lagi.
Terimakasih sebelumnya.
Untuk pembatasannya ada di system option, pada tab CO-CO ada settingan timernya berapa lama CO-CO terkoneksi
Kalo di-setting pake timer, kan akan terputus sesuai dengan lama durasi timernya.
Saya menginginkan tidak pakai timer, sehingga tidak akan terputus oleh timer, tetapi bisa otomatis terputus setelah gagang ditutup / selesai percakapan.
maksudnya gimana pak? jika gagang ditutup kan memang otomatis terputus?
jika tidak mau pakai timer, set saja cos nya yang bebas timer untuk extension yg dimaksud
Nah.. itu dia masalahnya, Seharusnya kalo gagang ditutup kan otomatis line yang dipake kan langsung mati, tapi ini tidak, line yang digunakan untuk transfer to co kedua-duanya masih nyala/on-line terus. sampe pabx kita matikan/reset. :pusing:
Kalo pada central HT-Series ga kaya gini. cukup saya setting pada transfer to co sama co contrence dah bisa.
ini menggunakan DISA tidak?
jika menggunakan disa, coba isi intercept nya dan set juga pada option CO-CO pada disa untuk release disa.
jika tidak menggunakan disa, jangan menggunakan tombol conference untuk mentransfer ke CO, tapi set di setting COS agar salah satu COS bisa untuk melakukan transfer to CO (settingnya ada di tab COS setting -> CO&SMDR)
Ga pake DISA Bang… cara transfernya juga ga pake tombol Conference,
Settingan yg sudah saya buka: Transfer to CO (di-enable) sama Call forward to co (di-enable). tapi setelah pembicaraan selesai,lene ga bisa nutup :mikir: . boleh minta no tlp Bang..?? email ke sejahtera_gemilang@yahoo.com
Terimakasih banyak..
bang saya mau tanya, saya menggunakan PABX KXTDA100D, saat ini saya menggunakan 2 pesawat telp, 1 GSM, dan yang satunya lagi Telkom, saat ini saya diminta bos untuk dapat menyeting PABX agar ketika kita akan menelepon ke No.GSM maka secara otomatis PABX akan menggunakan FWT GSM, dan jika kita menelpon ke No lokal(Telkom) maka PABX akan menggunakan Via Telkom, apakah bisa bang..!!
Jika bisa mohon bantuannya bang, bagaimana cara untuk dapat mensetting PABX tersebut….??
Terima kasih
Pakai setting ARS
mas mhon bantuannya, saya mau tanya cara seting pabx 2 operator gimana y mas. dan pembagian telp. ada 20 nmr telp akan dibagi jadi 10 tuk operator 1 dan 10 untuk operator 2. gimana caranya y mas? terima kasih sebelumnya.
saya memakai pabx panasonic tda600
lihat gambar pada step 2:
set CO line number dari 1-10 itu trunk group number 1 semua.
set CO line number dari 11-20 itu trunk group number 2 semua.
kemudian di step 3:
buat cos 9 untuk operator 1.
buat cos 10 untuk operator 2.
step selanjutnya di external call block:
di baris ke 9: conteng (beri warna biru trunk 02
di baris ke 10: conteng beri warna biru trunk 01
selanjutnya beri operator 1: COS 9
operator 2: cos 10
Jadi operator 1 hanya bisa memakai line 1-10, operator 2 hanya bisa pakai line 11-20
Untuk telp masuk, dari setting CO incoming call – DIL, dan isi port 1-10 untuk ext operator 1, dan 11-20 untuk ext operator 2
trima kasih mas.
mas mohon bantuannya…..
kantor saya menggunakan pabx panasonic dan software zibosoft untuk record percakapannya, yg saya tanyakan bagaimana cara mengatasi line yg record terus pada program zibosoft padahal gak ada tlpn masuk maupun keluar???
Q pernah tyakan pada petugas pabx ktnya line harus direset, bagaimana caranya…mohon pencerahannya…TQ
kalau reset line hanya memutus line dan menghidupkannya kembali, bisa melalui software pabx pada port nya dibikin OUS, dan cek juga software recordingnya, port yang dipakai baik di pabx maupun di zibosoft. Pada intinya pabx hanya mengirim sinyal dan data pada software, jika ada trouble sebaiknya dicek juga softwarenya, bagaimana koneksinya, portnya, sambungan kabel kalau ada.
untuk software zibosoft, sebaiknya juga di check card yang terhubung ke pc, bagaimana IO dari card itu sendiri, sebab kebanyakan untuk software yang menggunakan hardware tambahan yg terhubung ke pc, seringkali kerusakan ada pada card yang tercolok di pc, sedang dari pabx pada umumnya hanya mengirim data saja.
lain lagi kasus kalau yang terhubung ke pabx itu merupakan hardware/software compatible ke pabx, misal TVS untuk panasonic, memang ada settingan dan fitur tambahan.
bang mau tanya nehh masalah PABX TDA 100D
kan saya dah ganti power jadi yg Ukuran L yg paling besar katanya tapi ko tetep ga bisa buat nambah Extention yg digital yaa kalo kata teknisinya harus ganti juga Memory Card nya bang
tidak bisa begitu bang, pabx tda ada kapasitas maksimum untuk satu shell(unit) pabx, maksimal kurang dari 140 ext, jika lebih dari itu harus tambah shell (unit) baru untuk tambahan ext lebih dari itu.
140 ext itu sudah termasuk ext tambahan misal jika kita ada card DHLC, ext di card itu juga dihitung (tapi tidak termasuk port CO, hanya port ext)
kalau untuk memory card setahu saya tidak ada hubungannya dengan penambahan extension, kecuali jika ada card baru yang dipasang di system pabx yang lama.
ini ada hubungan dengan firmware pabx (card MPR) lama yang belum bisa membaca card terbaru.
memory cardnya tidak usah diganti tapi isinya saja yang diganti dengan firmware pabx terbaru.
maaf nanya BG cara setting matiin tlp masuk selain induk hunting Di TDA 100D ? jd gini bg saya punya 3 line tlp ex: 0215551111 (induk hunting) , 5551112 & 5551113. nah ketika kita nlp ke 5551112 bisa masuk. gmn cara nya biar 5551112 & 5551113 ga bisa di tlp. jd biar yg bisa masuk di tlp induk hunting aja 5551111. Sebelumnya terima kasih bg ats ilmnya
harus lapor ke telkom gan, itu namanya semi hunting. bikin jadi hunting murni, tapi kalo hunting murni yang repot kalo lagi ada trouble, kita tidak tahu yang rusak itu line yang mana.
saya rasa sih tidak ada masalah orang mau telp ke no xx111 atau xx112 atau xxx113 yang penting kan di program pabxnya sudah kita set mereka dering di extension mana untuk incoming call.
Om Dedi yg terhormat.
saya ada PBX Panasonic TDA 100 dbx sekarang ada masalah. receptionis tdk bisa terima telepon dari luar negeri sejak dari awal, kira2 apa ya masalahnya??
Kalo Om Dedi berkenan untuk kasih pencerahananya. saya sdh beberapa kali telpon telkom takutnya nomor huntingnya ada masalah, tpi jawabannya tdk ada masalah. dan baik2 saja. selama ini kami harus terima komplainan terus dari customer luar negeri, komunikasi hanya bisa lewat skype saja.. saya selaku IT disini juga bingung.
Untuk pabx type apa saja, incoming call itu hanya bersifat pasif, artinya hanya menerima data saja.
Sedangakan incoming CO, itu routingnya ada dipihak provider (alias telkom/indosat/xl/dll).
Kecuali jika kita menggunakan card PRI, ada routing dari PABX mau ditujukan kemana data incoming itu.
Cara testnya sederhana saja:
- Cabut “semua” CO (telkom) dari pabx, kemudian hubungkan langsung ke telpon biasa
- Test lakukan penelponan dari luar negeri ke nomer CO yang dicabut tadi.
Jika hasilnya masih tidak bisa ditelpon(tidak berdering), berarti ada masalah dijaringan telkom.
om boleh minta tolong ga.. ane kan pake 6 line gsm di pabx tda100d. trus cara bisa ngeblok telpon masuk ke 6 line gimana ya om (alias bisa keluar saja). mohon pencerahanya ya om. masih blajar pabx om..
hehe ini sih namanya akal-akalan, kalo mau blok seperti itu harus lapor ke provider GSM.
tapi bisa juga kalo mau, caranya arahkan DIL 6 line tadi ke suatu ext yang tidak ada, jadi kalo orang menelpon ke nomer gsm tadi diterima oleh ext yang tidak ada, maka akan terdengar nada sibuk (tapi ini berarti line tadi sudah tersambung bukan tidak bisa ditelpon tapi ditransfer oleh system ke no ext yg sibuk)
Gan ane mau minta Tolong nie..
Consule di tmp sy pakai yg merk Meridian
Sy mau cek trunk Line caranya Gìíîïi♏āªnāªāªāª…. ◦°◦◦ ya spy bs mendengarkan no tlp aslinya.. Sebelumnya terima kasih..
siang gan …ada 12 extension di marketing yg saya gruop in masing2 goup 3 ext jdi ada 4 group hunting…masalahya kenapa group hunting ndak mau jalan pdhl di extension setting distinasion ya udh saya kasih group ( 1 ,2 3 dst)
kira2 settingan apa aja yg saling berhubungan…trims gan..
settingan yg paling cocok untuk extnsion supaya kalo ada panggilan masuk baik external maupun internal bisa hutting di extension gruop
trus hutting group extension gk bisa jalan …padahal udh di setting kira2 apa yg kurang dari settingan tsbt gan…trima kasih..?!
untuk incoming, setting atau arahkan ke no extension grup/floating number (bukan no extension yg ada di grup itu)
slm kenal p.dedi, sy mw tanya ttg tda100 sdh sy setting disa tpi jika saya cba telp ke group ext kmd sy cancel telpnya, telp d group ext tetap berdering terus. jika sy coba telp lngsung ext kmd sy cancel telp lngsung mati alias normal2 saja. Kira2 dmn letak permasalahannya dan bgmn solusinya. trimkasih
kalau masih berada di disa, tidak bisa langsung dimatikan deringnya, karena systemnya begitu, disa holding panggilan -> baru di transfer.
jika masih dimasa holding, walaupun pesawat pemanggil dimatikan, disa masih aktif holdingnya dan tidak akan putus sebelum trigger timer intercepnya tercapai.
untuk masalah ini paling bisa kita hanya mengurangi waktu interceptnya saja, itu juga waktunya masih berkisar 10-15 detik kalo tidak salah.
untuk holding di group juga masih berhubungan dengan intercept time nya, perkecil saja waktu intercept time, atau bikin grupnya dering bersamaan jangan circular.
Salam kenal om dedi..mo tanya Dongg di tda100d ndak bisa greeting yaa..katanya harus tambah alat lagii..satu lagi om..cara setting via telepon.apabila operator tidakk adaa ditempat dann mau dioper ke ekstensi lain bagaimana ya..maksudnya deringnya diekstensi yg lain tiϑά ќ dioperator. Terimakasihh sebelumnya
Dear pak Dedi Surya
Pak saya mo menanyakan untuk setting ext tertentu saja yang bisa melakukan speed dial gmn ya ..? saya menggunakan PABX Panasonic TDA 100
Sekian terimakasih
bisa disetting di COS Setting, misal di COS 10, di external call block, diconteng semua line keluarnya, atau disesuaikan dengan setting cos
Selamat siang bang Dedi, mohon bantuannya, dikantor saya pakai PABX Panasonic TA 616 di CO 4 sampai CO 6 kenapa tidak bisa untuk Outgoing ya (CO Not Assigment) padahal sudah disetting sama persis dengan CO 1 sampai CO 3, mohon bantuannya bang…..
Terimakasih
check di program 405 gan, mungkin di disable disana
mas mw tanya donk,,,,
apa yang dimaksud incoming call distribution/ICD pada PABX panasonic ??
mohon bantuannya ya mas thanks
maksudnya itu telpon masuk di distribusikan kepada beberapa extension atau group sesuai setting.
jika kita mau dering di 2 atau lebih extension yang berbeda kita bisa gunakan ICD
salam kenal p.dedi saya mw tanya, di kantor saya ada pabx tda 100 ketika incoming masuk lalu dangakat operator setelah selesai pembicaraan posisi telset tidak digunakan tetapi masih ada nada dering pada telset ketika diangkat tidak ada suara atau hanya tune ada yang bilang itu loopback dan yang ingin saya tanykan apa yg di maksud loopback dan gantung dan bagaimna penyelesaianya pada PABX TDA 100??
thanks pa Dedi.
mohon bantuannya pa Dedi
itu merupakan cara pemakaian pabx yang salah, hookflash (ceklokan tempat menaruh gagang telp) merupakan tombol hold jika ditekan sejenak.
jadi jika selesai bicara terus ditekan dengan jari (tanpa menutup gagang telp) pabx menerima perintah hold line percakapan bukan memutus percakapan.
jika kita menekan cukup lama > dari 2 detik maka pabx menerima perintah memutus percakapan.
saran, ubah cara pemakaian pabx, jika mau menutup percakapan, tekan hookflashnya cukup lama, atau kalau operator mau cepat (misal ada telp masuk lagi dan akan memutus percakapan sekarang, dia bisa langsung tekan tombol line saja, JANGAN menekan tombol hookflash, pabx akan menerima perintah untuk memutus percakapan dan langsung pindah line ke penelpon baru